Berita 26 Sep 2026

Survei Kepuasan Peneliti dan Mitra Penelitian 2026: Unjani Perkuat Ekosistem Riset yang Terarah dan Berkelanjutan

Cimahi — Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) terus memperkuat budaya mutu di bidang penelitian melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Peneliti dan Mitra Penelitian Tahun 2026. Survei ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum sebagai responden untuk memperoleh gambaran mengenai kualitas layanan penelitian, arah pengembangan riset, dukungan institusi, sarana-prasarana, serta layanan pendukung penelitian.

Berdasarkan laporan pada sistem SPMI Core, survei memperoleh 190 respons dengan target responden mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Secara umum, grafik hasil survei menunjukkan bahwa penilaian responden pada berbagai indikator didominasi oleh kategori “Sangat Baik” dan “Baik”, sementara respons pada kategori “Cukup” dan “Kurang” berada dalam proporsi yang lebih kecil.



Kemudahan Akses Informasi dan Prosedur Penelitian

Salah satu aspek mendasar yang dinilai adalah kemudahan peneliti dalam memperoleh informasi, memahami prosedur, dan melakukan pengajuan penelitian. Selain itu, responden juga menilai keberadaan peta jalan penelitian di tingkat fakultas dan program studi yang berfungsi sebagai payung bagi tema penelitian dosen dan mahasiswa. 

Grafik pada halaman pertama laporan memperlihatkan kecenderungan penilaian positif terhadap kedua aspek tersebut. Hal ini menunjukkan pentingnya tata kelola penelitian yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memiliki arah pengembangan yang jelas.

Peta Jalan Penelitian Menjadi Acuan Pengembangan Keilmuan

Survei secara khusus mengevaluasi bagaimana roadmap atau peta jalan penelitian diterapkan dalam pelaksanaan riset di lingkungan Unjani. Penilaian mencakup sosialisasi peta jalan penelitian kepada dosen dan mahasiswa, kesesuaian penelitian yang dilaksanakan dengan peta jalan program studi, serta evaluasi terhadap keselarasan penelitian tersebut. 

Lebih lanjut, responden juga menilai pemanfaatan hasil evaluasi untuk meningkatkan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi. 

Hal ini menegaskan bahwa penelitian tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah kegiatan riset, tetapi juga pada kesinambungan tema, relevansi keilmuan, dan kontribusinya terhadap pengembangan bidang studi.

Pengembangan Kompetensi dan Sarana Penelitian

Kualitas penelitian sangat dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia dan dukungan fasilitas. Oleh karena itu, survei juga mengevaluasi pelaksanaan pelatihan pengembangan kemampuan dosen di bidang penelitian yang dilakukan secara berkala.

Selain itu, responden memberikan penilaian terhadap sarana dan prasarana penelitian bagi dosen dan mahasiswa, baik dari sisi kecukupan, kualitas, maupun aksesibilitas. 

Grafik pada halaman 3 laporan menunjukkan bahwa kategori Sangat Baik dan Baik tetap mendominasi penilaian pada kedua indikator tersebut, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan berdasarkan respons pada kategori Cukup dan Kurang.

Layanan Administrasi dan Sistem Informasi Penelitian

Survei Kepuasan Peneliti dan Mitra Penelitian 2026 juga menilai aspek administratif yang mendukung pelaksanaan riset. Beberapa indikator yang diukur meliputi kemudahan layanan administrasi penelitian dosen dan mahasiswa, penghargaan dan motivasi bagi dosen yang berprestasi dalam bidang penelitian, serta kemudahan dan ketersediaan sistem informasi penelitian. 

Dukungan fakultas dan program studi terhadap publikasi hasil penelitian turut menjadi salah satu indikator penting. 

Aspek-aspek tersebut penting karena ekosistem penelitian yang kuat membutuhkan dukungan tidak hanya pada tahap pelaksanaan riset, tetapi juga sejak pengajuan, administrasi, pengelolaan informasi, hingga diseminasi hasil penelitian.

Mendorong Penelitian yang Relevan dan Berdampak

Secara keseluruhan, hasil Survei Kepuasan Peneliti dan Mitra Penelitian 2026 menunjukkan kecenderungan positif terhadap layanan penelitian di Unjani. Dominasi jawaban Sangat Baik dan Baik pada berbagai indikator menjadi modal penting bagi universitas untuk terus memperkuat tata kelola penelitian.

Pada saat yang sama, setiap respons pada kategori Cukup maupun Kurang menjadi masukan yang bernilai dalam menentukan prioritas tindak lanjut. Perbaikan dapat diarahkan pada penguatan sosialisasi roadmap penelitian, peningkatan kapasitas peneliti, pengembangan sarana-prasarana, penyederhanaan layanan administrasi, serta penguatan sistem informasi dan dukungan publikasi.

Melalui survei ini, Unjani menegaskan bahwa peningkatan mutu penelitian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal.

Hasil Survei Kepuasan Peneliti dan Mitra Penelitian 2026 diharapkan menjadi salah satu dasar dalam memperkuat ekosistem riset yang terarah, kolaboratif, relevan, dan berkelanjutan, serta semakin mendukung kontribusi Unjani terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan berbagai permasalahan di masyarakat.

 

Share: